Empat Lawang UKN
Bulan Ramadhan
selalu menjadi momen yang penuh berkah dan kebersamaan. Di Kabupaten Empat
Lawang, suasana Ramadan tahun ini terasa begitu hangat, dengan adanya kegiatan
Safari Ramadhan yang dipusatkan di Masjid Jamik, Desa Sapa Panjang, Kecamatan
Muara Pinang. Kegiatan yang berlangsung pada Senin malam (23 Februari 2026) ini
tidak hanya menjadi ajang untuk beribadah, tetapi juga mempererat hubungan
antara pemerintah dan masyarakat.
Bupati Empat
Lawang, H. Joncik Muhammad, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah
(Forkopimda), Ketua DPRD Empat Lawang, serta beberapa instansi vertikal dan
Ketua TP-PKK, menyapa langsung masyarakat setempat. Kehadiran mereka di Masjid
Jamik menjadi simbol nyata kebersamaan pemerintah daerah dengan masyarakat di
bulan yang penuh ampunan ini.
Safari Ramadhan
Pemkab Empat Lawang kali ini menjadi salah satu momen yang sangat
ditunggu-tunggu oleh warga. Sejak kedatangan rombongan bupati dan para pejabat
daerah, suasana masjid menjadi penuh kehangatan. Ratusan warga yang hadir
menyambut dengan penuh antusias, bersalaman dan berbincang ringan dengan para
pejabat yang hadir. Hal ini menggambarkan betapa eratnya hubungan antara
masyarakat dan pemerintah yang terjalin dalam suasana yang penuh keakraban.
Bupati H.
Joncik Muhammad mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya
pemerintah untuk lebih dekat dengan masyarakat, khususnya dalam menyambut bulan
suci Ramadhan. “Kegiatan safari Ramadhan ini bukan sekadar agenda seremonial,
tetapi lebih sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara
pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Bupati yang dikenal dekat dengan rakyat
ini.
Selain untuk
silaturahmi, acara ini juga menjadi ajang untuk berbagi, yang tercermin dalam
pemberian bantuan kepada Masjid Jamik. Pemerintah Kabupaten Empat Lawang
melalui Bupati memberikan bantuan sebesar 10 juta rupiah untuk mendukung
pembangunan dan operasional masjid. Bantuan ini diharapkan dapat digunakan
untuk memperbaiki fasilitas masjid, sehingga umat dapat beribadah dengan nyaman
dan khusyuk.
Dalam acara
yang berlangsung khidmat tersebut, Bupati Joncik menyampaikan pesan khusus
kepada masyarakat. Ia mengingatkan bahwa bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat
untuk memperkuat rasa persaudaraan dan memperkokoh semangat persatuan antara
pemerintah dan masyarakat. “Bulan Ramadhan ini adalah momen untuk meningkatkan
kepedulian sosial, saling berbagi, dan mempererat hubungan antar sesama. Kita
harus selalu ingat bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama dalam membangun
daerah,” tegasnya.
Bantuan senilai
10 juta rupiah yang diberikan kepada Masjid Jamik Desa Sapa Panjang merupakan
bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung kegiatan keagamaan
dan pembangunan fasilitas publik. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masjid
dapat terus berfungsi sebagai tempat ibadah yang nyaman bagi masyarakat
sekitar. Tidak hanya untuk kegiatan sholat berjamaah, tetapi juga untuk
berbagai kegiatan keagamaan lainnya yang dapat meningkatkan kualitas spiritual
warga.
Bupati Joncik
Muhammad juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara pemerintah
dan masyarakat. Ia mengatakan, bahwa salah satu tujuan utama dari Safari
Ramadhan ini adalah agar pemerintah dapat mendengar langsung aspirasi dan keluhan
masyarakat. “Kami ingin terus hadir di tengah-tengah masyarakat, mendengarkan
apa yang menjadi kebutuhan mereka, dan bekerja keras untuk mewujudkan
kesejahteraan bersama,” tambahnya.
Pemerintah
Kabupaten Empat Lawang berkomitmen untuk menjaga komunikasi yang harmonis
dengan seluruh lapisan masyarakat. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan
rutin menggelar kegiatan Safari Ramadhan setiap tahun. Melalui kegiatan ini,
diharapkan akan tercipta ikatan emosional yang lebih kuat antara masyarakat
dengan pemerintah, sehingga segala permasalahan dapat diselesaikan dengan cara
musyawarah dan gotong royong.
Selain itu,
kegiatan Safari Ramadhan ini juga memberi ruang bagi masyarakat untuk lebih
mengenal para pejabat daerah secara langsung. Masyarakat dapat menyampaikan
berbagai usulan atau kritik dengan cara yang santai dan penuh keakraban, yang
tentunya akan sangat membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih
tepat sasaran.
Safari Ramadhan
juga merupakan momen yang tepat untuk merayakan keberagaman yang ada di
Kabupaten Empat Lawang. Berbagai latar belakang etnis, budaya, dan agama yang
ada di wilayah ini dapat bersatu dalam satu tujuan, yaitu meningkatkan kualitas
hidup melalui semangat kebersamaan dan persatuan.
Di
tengah-tengah acara, terlihat jelas bagaimana masyarakat dari berbagai usia dan
latar belakang berkumpul dengan penuh semangat. Bupati Joncik Muhammad dalam
pidatonya mengajak seluruh warga untuk terus menjaga keharmonisan dalam
keberagaman, karena di bulan suci Ramadhan ini, perbedaan bukanlah halangan,
tetapi justru menjadi kekuatan untuk membangun kedamaian.
“Di bulan yang
penuh berkah ini, mari kita tinggalkan segala perbedaan dan fokus untuk
mempererat hubungan kita, baik antar sesama warga maupun antara pemerintah dan
masyarakat,” ajak Bupati dalam pidatonya yang disambut dengan tepuk tangan
meriah oleh para jamaah.
Safari Ramadhan
di Masjid Jamik Desa Sapa Panjang ini bukan hanya sekadar kegiatan tahunan,
tetapi juga menjadi simbol dari semangat kebersamaan yang ingin terus
dipelihara oleh Pemerintah Kabupaten Empat Lawang. Melalui kegiatan ini,
diharapkan akan semakin terjalin komunikasi yang harmonis dan terbuka antara
pemerintah dan masyarakat, serta membawa dampak positif bagi pembangunan
daerah.
Bupati Joncik
Muhammad menutup acara dengan harapan besar. Ia berharap agar seluruh
masyarakat Kabupaten Empat Lawang dapat terus menjaga semangat kebersamaan dan
meningkatkan kepedulian sosial, baik dalam bulan Ramadhan ini maupun di luar
bulan suci. “Mari kita semua saling mendukung, memperkuat ikatan persaudaraan,
dan bekerja sama untuk mewujudkan Empat Lawang yang lebih baik,” tutupnya.
Safari Ramadhan
di Kecamatan Muara Pinang kali ini memang menjadi momentum yang penuh makna.
Bukan hanya sekadar untuk beribadah, tetapi lebih dari itu, kegiatan ini
menggambarkan bagaimana pemerintah dan masyarakat saling bahu-membahu dalam
menciptakan kehidupan yang lebih harmonis dan sejahtera. Dengan semangat
kebersamaan ini, diharapkan Kabupaten Empat Lawang dapat terus berkembang dan
menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya. (TIM)





































