Empat Lawang UKN
Semangat
gotong royong kembali menggema di Kabupaten Empat Lawang. Dalam rangka
peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Empat Lawang ke-19 tahun 2026,
warga Desa Pajar Bakti bersama perangkat desa turun langsung melakukan kegiatan
tebas bayang di sepanjang jalan menuju Desa Pajar Bakti hingga Desa Tanjung
Kupang Baru, Kecamatan Tebing Tinggi.
Kegiatan
yang dipimpin langsung oleh Jangcik selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa
Pajar Bakti itu menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah desa terhadap
keselamatan masyarakat pengguna jalan. Dengan membawa parang, mesin rumput, dan
peralatan seadanya, warga tampak antusias membersihkan semak belukar serta
rumput liar yang selama ini memakan badan jalan.
Aksi
sosial tersebut dilaksanakan pada Senin, 27 April 2026. Sejak pagi hari,
masyarakat sudah berkumpul dan menyisir ruas jalan yang dipenuhi rumput liar.
Tidak hanya kaum pria, sejumlah pemuda dan perangkat desa juga ikut ambil
bagian demi menciptakan akses jalan yang aman dan nyaman dilalui masyarakat.
“Kalau
tidak dibersihkan dengan tebas bayang, jalan ini rawan kecelakaan. Rumput liar
sudah sangat rimbun dan memakan badan jalan, sehingga mengganggu pengguna
jalan,” ungkap Jangcik saat ditemui awak media di lokasi kegiatan.
Ia
mengatakan, gotong royong tersebut merupakan hasil musyawarah bersama warga dan
perangkat desa. Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan serta akses jalan
dinilai menjadi modal utama dalam menciptakan desa yang aman dan nyaman.
Kegiatan
tebas bayang tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Warga menilai
langkah cepat pemerintah desa sangat membantu aktivitas sehari-hari, terutama
bagi petani dan anak sekolah yang setiap hari melintasi jalan tersebut.
Salah
seorang warga mengatakan, sebelum dibersihkan, jalan menuju desa memang cukup
mengkhawatirkan. Selain licin saat hujan, rumput liar yang menjuntai ke badan
jalan membuat pengendara sulit melihat kondisi di depan.
“Kalau
motor berpapasan sering susah, apalagi kalau malam hari. Rumputnya
tinggi-tinggi dan sudah masuk ke badan jalan. Sekarang sudah jauh lebih bagus
dan aman,” ujar warga setempat.
Tidak
hanya sekadar membersihkan jalan, kegiatan gotong royong itu juga menjadi ajang
mempererat kekompakan antara pemerintah desa dan masyarakat. Suasana
kebersamaan tampak begitu terasa selama kegiatan berlangsung. Warga saling
membantu dan bekerja sama tanpa memandang usia maupun jabatan.
Semangat
seperti inilah yang dinilai masih sangat kuat di desa-desa Kabupaten Empat
Lawang. Budaya gotong royong tetap menjadi ciri khas masyarakat pedesaan dalam
menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan maupun sosial.
Momentum
HUT Empat Lawang ke-19 juga dimanfaatkan pemerintah desa untuk menumbuhkan rasa
kepedulian masyarakat terhadap fasilitas umum. Jangcik berharap kegiatan serupa
dapat terus dilakukan secara rutin, tidak hanya saat peringatan hari besar
daerah saja.
Ia
juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan jalan dan
lingkungan sekitar demi keselamatan bersama. Menurutnya, akses jalan yang
bersih dan nyaman akan berdampak positif terhadap aktivitas ekonomi dan
mobilitas warga desa.
























0 komentar:
Post a Comment