Sunday, March 8, 2020

Kegiatan pembinaan LSM/Ormas se-Kabupaten Empat Lawang beda dengan tahun sebelumnya

Empat Lawang UKN
Ada yang menarik perhatian para peserta kegiatan pembinaan LSM/Ormas se-Kabupaten Empat Lawang, yang bertema “ Dalam rangka mendukung kebijakan
pemerintah guna menciptakan stabiltas keamanan di wilayah Kabupaten Empat Lawang ” tahun 2020. Kegiatan Kesbangpol Kabupaten Empat Lawang yang mengundang seluruh ormas dan LSM se Kabupaten Empat Lawang kali ini dilaksanakan di aula Hotel Cemerlang Tebing Tinggi pada Rabu (4/3) tanpa disertai dengan peralatan ATK dan bahan / materi untuk peserta kegiatan. “ Biasanya kegiatan semacam ini para perserta diberikan Tas, foto kopi bahan materi yang akan disampaikan, buku dan pena  untuk mencatat serta transportasi peserta seperti tahun sebelumnya, lah sekarang kok tidak ada. Bukankah kegiatan secaman ini sudaj dianggarkan sebelumnya ?” ujar selah seorang peserta setelah kegiatan selesai.
Kegiatan pembinaan ini dihadiri oleh  puluhan anggota dan pengurus lembaga swadaya masyarakat (LSM)/Organisasi Masyarakat (Ormas) dari berbagai LSM/Ormas se-Kabupaten Empat Lawang dipimpim langsung oleh Kepala Kesbangpol Kab. Empat Lawang Eka Agustina didampingi oleh Sekretaris Kesbangpol dan Kaur Bin Ops Intelkam Polres Empat Lawang, Ipda Suparna. Dalam paparannya Kepala Kesbangpol meminta kepada LSM di Kabupaten Empat Lawang ini agar tidak menakut nakuti masyarakat dan atau ASN, serta segera mendaftarkan LSMnya  dan melaporkan kegiatannya ke Kesbangpol. Selain itu beliau juga meminta agar LSM di Kabupaten Empat Lawang ini dapat mendukung program pemerintah khususnya di kabupaten Empat Lawang ini. “ saya sebagai kepala kesbangpol meminta agar LSM yang belum terdaftar segera mendaftarkn diri ke Kesbangpol dengan cara mengusi formulir yang telah disediakan. Dan jangan lagi menakut-nakuti masyararakat atau ASN di Kabupaten Empat Lawang  dan wajib mendukung program Pemerintah khususnya di Kabupaten Empat Lawang ini “ Ujar Eka dalam Sambutannya.
 Paparan tersebut ditanggapi oleh peserta kegiatan dalam sesi Tanya jawab, Achmad Zarkasih yang biasa di panggil Emet dari LSM-NGO Revolutioner, mengatakan “ Pendaftaran LSM itu adalah adab saja. Sebab bagi yang tidak mendaftar tidak ada sanksinya, yang penting mereka mempunyai badan hukum, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. FPI saja tidak terdaftar, tapi mereka masih bisa melaksanakan kegiatannya.” Ujar Emet. Selanjutnya beliau mempertanyakan “  yang takut sama LSM itu, ASN yang mana ?. biasanya ASN takut sama LSM itu karena ada kesalahan yang berindikasi pada korupsi. kalau mereka tidak salah, apa yang mereka takutkan ?, LSM itu bukan penjahat, atau begal. “ ujar Emet lebih lanjut.
LSM Merah Putih melalui anggotanya Ismail Marzuki menyampaikan bahwa “  Tadi ibu mengatakan takut dengan LSM, tetapi karena sudah mengetahui tugas pokok dan fungsi LSM yang sebenarnyanya, maka tidak takut lagi. Untuk itu kami minta agar kesbangpol dapat juga menginformasikan kepada ASN dan OPD yang lain agar tidak takut dengan LSM karena LSM itu sebenarnya adalah Mitra Pemerintah. “ ujar Ismail Marzuki menanggapi. Terkait dengan pernyataan LSM harus mendukung Program Pemerintah, Ismail Marzuki menyampaikan bahwa LSM itu pada dasarnya sudah mendukung Program Pemerintah. Pergerakan LSM yang ada di Empat Lawang ini semuanya sudah mendukung Program Pemerintah khusus dibidang Pemberantasan Korupsi sehingga tercipta Pemerintahan yang bersih dari KKN. “ Siapa bilang LSM tidak mendukung Program Pemerintah ? sejak awal pendirian LSM itu tujuannnya adalah untuk mendukung Program Pemerintah khususnya di bidang Pemberantasan Korupsi dan mendorong Pemerintahan yang bersih dari KKN. makanya rekan-rekan LSM selalu mengkofirmasi temuannya dan bila tidak bisa dikonfirmasi maka rekan-rekan langsung membuat laporan kepada Aparat Penegak Hukum (APH). Karena seperti itulah tupoksi LSM. Monitoring, mencari Informasi, memfoto, memberikan masukan dan atau melaporkan.  Apakah hal ini dikatakan tidak mendukung  program Pemerintah ? “ Tanya Marzuki selanjutnya.
Selanjutnya Adyasco Windo dari LSM Independen Corruptian Watch (ICW) mempertanyakan dana hibah untuk LSM. “ Saya mempertanyakan dana Hibah untuk LSM, mengapa pihak kesbangpol tidak pernah memfasilitasi dana tersebut” ujar Windo dari LSM ICW. Sementara itu Ismi Holil dari Garpu memberikan saran tentang banyaknya LSM luar Empat Lawang. “ LSM dari luar Empat Lawang jangan dipermasalahkan, karena hak masyarakat untuk  menyampaikan hasil temuannya. Bila ada LSM diluar Empat Lawang yang meresahkan, silahkan laporkan saja kepada Pihak kepolisian “ Ujar Ismi Holil dari Garpu. Terakhir Danu dari LSM-NGO Revolutioner mempertanyakan LSM mana yang meresahkan masyarakat “ Tadi ibu katakan  bahwa banyak LSM yang merersahkan masyarakat. Tolong Ibu tunjukan LSM mana yang meresahkan masyarakat, sebab bila tidak disebutkan berarti ibu sedang membangun opini bahwa LSM itu adalah yang meresahkan masyarakat “ ujar Danu humas LSM-NGO Revolutioner. 
Menanggapi pertanyaan dan saran dari perserta Kegiatan Kepala Kesbangpol Empat Lawang Ibu Eka Agustina akan membahasa dan menyampaikan hal tersebut pada pimpinan, “ Pertanyaan dan saran serta tanggapan dari rekan-rekan LSM akan kami bahas dan pertimbangkan serta kami sampaikan kepada pimpinan kami “ Ujar kepala kesbangpol mengakhiri dan menutup kegiatan pembinaan LSM/Ormas se-Kabupaten Empat Lawang secara resmi. (TIM)


Vidio Pernyataan 
Dukungan LSM dan Ormas Kepada Program Pemerintah


Share:

0 komentar:

Featured Post

Geliat Petani Porang Empat Lawang

Cari di web ini

Tag