Empat Lawang UKN
Kabupaten Empat
Lawang kembali mencatatkan sejarah baru di dunia pendidikan. Untuk pertama
kalinya, pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS tingkat Sekolah Menengah Pertama
(SMP) di daerah ini dilaksanakan dengan sistem elektronik voting (e-voting).
Inovasi yang terbilang berani dan futuristik ini dilaksanakan oleh SMP Negeri 5
Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, pada Senin, 19 Januari
2026.
Dengan penuh
rasa penasaran dan semangat demokrasi, satu per satu siswa maju ke depan.
Mereka menentukan pilihan dengan mengklik gambar pasangan calon Ketua dan Wakil
Ketua OSIS sesuai hati nurani masing-masing. Prosesnya sederhana, cepat, dan
modern—namun tetap sarat nilai pendidikan demokrasi.
Guru pembina OSIS
sekaligus pencetus dan pembuat aplikasi e-voting, Pak Romzi, menjelaskan bahwa
sistem ini dirancang agar mudah dipahami oleh siswa sekaligus transparan.
Menurutnya, penerapan e-voting bukan hanya sekadar mengikuti perkembangan
teknologi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran demokrasi yang relevan
dengan zaman digital.
“Anak-anak
sekarang hidup di era teknologi. Maka pendidikan demokrasi juga harus
menyesuaikan. E-voting ini melatih mereka untuk jujur, bertanggung jawab, dan
melek teknologi,” ujar Pak Romzi.
Dalam pemilihan
Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2026–2027, terdapat tiga pasangan kandidat
yang telah melalui tahapan seleksi dan masa kampanye. Ketiga pasangan tersebut
adalah:
Nomor Urut 1: Kania Naflah Zairah dan Safitri
Nomor Urut 2: Jahca Pratama dan Gandi Prayogi
Nomor Urut 3: M. Gobang dan Meylina
Sebelum hari
pemilihan, seluruh kandidat telah melaksanakan kampanye terbuka dengan
memaparkan visi, misi, serta program kerja mereka kepada seluruh siswa. Hal ini
dilakukan sebagai bagian dari pendidikan politik sejak dini, agar siswa
memahami pentingnya memilih pemimpin berdasarkan gagasan dan program, bukan
sekadar popularitas.
Keunikan utama
dari sistem e-voting ini terlihat setelah proses pemungutan suara selesai. Hasil
perolehan suara langsung muncul di layar monitor dan dapat disaksikan oleh
seluruh siswa dan guru yang hadir. Tidak ada perhitungan manual, tidak ada
penundaan, dan tidak ada keraguan soal transparansi.
Berdasarkan
hasil pemilihan, diperoleh perolehan suara sebagai berikut:
Kania Naflah Zairah dan Safitri memperoleh 55
suara (18%)
Jahca Pratama dan Gandi Prayogi memperoleh 113
suara (37%)
M. Gobang dan Meylina memperoleh 139 suara
(45%)
Dengan hasil
tersebut, M. Gobang dan Meylina resmi terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua
OSIS SMP Negeri 5 Tebing Tinggi periode 2026–2027. Sementara dua pasangan
kandidat lainnya tetap dilibatkan dalam kepengurusan OSIS dan menempati jabatan
strategis lainnya, sebagai bentuk pembelajaran kolaborasi dan kebersamaan.
Kepala SMP
Negeri 5 Tebing Tinggi, Ibu Yusmiati, S.Pd, mengungkapkan rasa syukur dan
kebanggaannya atas suksesnya pelaksanaan pemilihan OSIS berbasis e-voting ini.
Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata pembelajaran demokrasi yang
aplikatif dan inovatif.
“Alhamdulillah,
hari ini kami telah selesai melaksanakan pembelajaran demokrasi melalui
pemilihan Ketua OSIS secara e-voting. Sebelumnya para kandidat sudah
melaksanakan masa kampanye untuk mensosialisasikan program mereka
masing-masing,” ujar Ibu Yusmiati kepada awak media.
Ia juga
menambahkan bahwa penggunaan teknologi dalam pemilihan ini menjadi pengalaman
berharga bagi siswa. Menariknya, hasil perolehan suara dapat langsung
ditampilkan di layar monitor, yang menurutnya merupakan bagian dari bantuan
sarana teknologi dari Presiden Republik Indonesia.
“Karena ini
e-voting, hasilnya bisa langsung dilihat di layar monitor. Anak-anak sangat
antusias dan belajar bahwa demokrasi itu jujur, terbuka, dan bertanggung
jawab,” tambahnya.
Di akhir
wawancara, Ibu Yusmiati berharap kegiatan pemilihan OSIS berbasis e-voting ini
dapat dilestarikan dan dikembangkan di SMP Negeri 5 Tebing Tinggi, bahkan
menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Empat Lawang.
Pemilihan ini
kemudian dilanjutkan dengan pelantikan pengurus OSIS masa bakti 2026–2027,
menandai awal kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa perubahan positif
bagi sekolah.
Dengan terobosan
ini, SMP Negeri 5 Tebing Tinggi membuktikan bahwa sekolah di daerah pun mampu
menjadi pelopor inovasi pendidikan, sekaligus menanamkan nilai demokrasi sejak
dini dengan cara yang modern, transparan, dan inspiratif. (TIM)



























0 komentar:
Post a Comment